Rabu, 10 Mei 2017

Uji Validitas

Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut 

Misalkan, saya ingin mengukur motivasi belajar siswa, maka pertanyaan tersebut harus secara tepat mengungkapkan tingkat motivasi belajar siswa.

Salah satu cara yang digunakan untuk uji validitas yaitu dengan melakukan korelasi bivariate antara masing-masing skor indicator dengan total skor konstruk.

Kriteria uji validitas yaitu :
Item dikatakan valid jika nilai r hitung > r tabel, atau Nilai signifikansi (sig) < α (0,05)

Adapun langkah analisis menggunakan spss sebagai berikut :

1. Dari menu analyze, kemudian pilih submenu correlate, lalu pilih bivariate
2. Tampak di layar tampilan windows Bivariate Correlation


3. Isikan dalam kotak variables ke-empat indicator variabel motivasi (motivasi1, motivasi2,                     motivasi3, motivasi4) dan skor total variabel motivasi.
4. Pilih correlation coeeficients pearson
5. Pilih OK

Tampilan output SPSS sebagai berikut :

Tampilan output SPSS tersebut bisa diedit menjadi lebih sederhana seperti berikut :
Jadi lebih sederhana, tanpa mengurangi makna, karena yang perlu kita perhatikan hanya nilai pearson correlation dan signifikan***

Berdasarkan output spss tersebut, diketahui bahwa :

1. Nilai signifikansi untuk keempat item variabel motivasi kurang dari α, yaitu sig < 0,05.
2. Nilai r hitung (pearson correlation) > r tabel (0,422 untuk N=20)

Karena, hasil uji validitas memenuhi kriteria uji, maka dapat disimpulkan keempat item variabel motivasi valid. Artinya pernyataan-pernyataan saya sudah mampu mengukur tingkat motivasi belajar siswa.

Semoga bermanfaat :) 

0 komentar:

Posting Komentar

 

Fitri Amanah Template by Ipietoon Cute Blog Design